Susi di Acara Bahari Rembang: Kedaulatan Kelautan Telah di Tangan Kita

Posted on

Susi Pudjiastuti hadiri gelar seni budaya bahari.

Susi Pudjiastuti hadiri gelar seni budaya bahari. (Foto: Dok. KKP)

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menghadiri gelar seni budaya bahari bersama nelayan di alun-alun Kabupaten Rembang, Jateng, Kamis (7/12). Susi hadir bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan sejumlah pejabat KKP.

Dalam sambutannya, Susi menyampaikan bebagai upaya yang telah dilakukan dalam mewujudkan kedaulatan, keberlanjutan, dan kesejahteraan dalam mengelola sumber daya kelautan dan perikanan.

“Di samping sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, oleh Pak Jokowi saya diberi amanat sebagai Komandan Satgas 115. Lalu kita membuat gebrakan untuk menegakkan kedaulatan dan keberlanjutan. Illegal fishing kita berantas. Kapal asing kita usir. Kini ikan melimpah," ujar Susi dalam siaran presnya.

“Presiden juga memiliki komitmen yang luar biasa dengan lahirnya Peraturan Presiden No. 44 tahun 2014 yang menegaskan bahwa usaha penangkapan ikan tertutup bagi asing. Laut Indonesia adalah milik nelayan Indonesia,” lanjutnya.

Susi Pudjiastuti hadiri gelar seni budaya bahari.

Susi Pudjiastuti hadiri gelar seni budaya bahari. (Foto: Dok. KKP)

Dia mengatakan, saat ini kedaulatan sumber daya kelautan dan perikanan telah ada di tangan Indonesia. Oleh karena itu ia mengajak semua masyarakat untuk menjaganya demi masa depan bangsa.

“Kedaulatan telah di tangan kita. Kewajiban kita semua untuk menjaganya, untuk rakyat dan bangsa kita. Ya kita semua, pejabat, rakyat, mahasiwa, ormas, parpol. Dan jangan lupa, Pak Presiden sudah mengatakan laut adalah masa depan bangsa. Masa depan bukan hanya untuk kita, tetapi juga untuk anak cucu kita,” tegas Susi.

Susi Pudjiastuti Ketemu Gus Mus di Rembang.

Susi Pudjiastuti Ketemu Gus Mus di Rembang. (Foto: Dok. KKP)

Sementara itu, Ganjar Pranowo dengan gaya penuh canda menceritakan pengalamannya perjalanan dari Semarang menuju Rembang dengan helikopter. Ia melihat pemandangan laut yang luar biasa.

“Acara kita malam ini, Bu Susi punya mimpi sederhana yang indah. Ki Enthus akan akan bercerita tentang negara yang sangat luas dan kaya dengan sumber dayanya. Lalu kita harus memanfaatan dengan sebaik-baiknya dan menjaga kelestariannya dengan sebaik-baiknya pula,” papar Ganjar.

Sedangkan Bupati Rembang Abdul Hafidz dalam sabutannya mengungkapkan potensi maritim di Rembang. Sebagai daerah pesisir, sekitar 30 persen masyarakat rembang merupakan nelayan.

"Setiap hari bersentuhan dengan laut. Oleh karena itu, kami sangat berterima kasih atas kehadiran Ibu Menteri, Bapak Gubernur, beserta pejabat lainnya. Semoga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Rembang,” ujar Abdul.

Acara gelar seni dan budaya ini diikuti ratusan masyarakat Rembang. Kegiatan ini diramaikan dengan pentas tari anak-anak, pagelaran lukis hingga pagelaran wayang kulit Ki Enthus Susmono dengan lakon berjudul 'Pandawa Layar'.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *