Setengah Perempuan Pengidap HIV di Afrika Tak Sadar Terinfeksi HIV

Posted on

HIV AIDS (Ilustrasi)

HIV AIDS (Ilustrasi) (Foto: Shutter Stock)

Studi menunjukkan, lebih dari setengah populasi wanita berusia 15 hingga 24 tahun yang tinggal di tujuh negara bagian sub-Sahara dan positif virus HIV tak menyadari bahwa mereka terinfeksi virus mematikan tersebut.

Ketujuh wilayah itu meliputi Lesotho, Malawi, Swaziland, Uganda, Tanzania, Zambia dan Zimbabwe dengan tingkat infeksi HIV terhadap wanita dua kali lipat lebih tinggi daripada laki-laki, yakni sekitar 3,6% atau 1,5 juta jiwa.

Parahnya, hanya 46,3% dari seluruh populasi yang terjangkit HIV sadar mereka terserang penyakit mematikan tersebut. Sedangkan 45% dari pengidap HIV sudah menjalani pengobatan.

Survei yang dilakukan selama dua tahun oleh Pusat Pengendalian Penyakit AS Morbidity and Mortality Weekly, menyebut di tahun 2020, 90% wanita di negara sub-Sahara Afrika yang terinfeksi HIV diharapkan akan sadar tentang bahaya HIV.

Para peneliti juga melakukan wawancara terhadap lebih dari 28.000 wanita dan mengambil spesimen plasma untuk mengevaluasi infeksi.

Hasilnya, peneliti optimis akan meningkatkan kesadaran wanita tentang bahaya penyakit HIV. Namun, kondisi ini sangat mengkhawatirkan. Penelitian juga menunjukkan bahwa wanita di Afrika Timur dan Selatan berisiko terinfeksi HIV sekitar lima hingga tujuh tahun lebih cepat ketimbang para pria.

Kondom

Kondom mencegah HIV (Foto: Thinkstock)

Penelitian sebelumnya menggarisbawahi penyebab tingginya pengidap HIV meliputi rendahnya pendidikan, ketidakseimbangan dalam hubungan seksual dan kurangnya pengetahuan yang spesifik mengenai HIV, jadi penyebab utama penyakit ini semakin tersebar luas. Sehingga diperlukan tindakan untuk mengendalikan persebaran tersebut.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Tanzania pada tahun 2003 dan 2012, ditemukan fakta bahwa HIV lebih banyak menjangkit wanita yang sudah menikah.

Mengutip dari The Guardian para peneliti mengatakan, dibutuhkan rancangan, pengaplikasian, dan evaluasi strategis yang bertujuan untuk meyakinkan para wanita penderita HIV positif mengetahui status HIV mereka dan melakukan pengobatan untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mengurangi transmisi ke orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *