Pujian Setinggi Langit dari Pochettino untuk Harry Kane

Posted on

Harry Kane

Kane si pemecah rekor. (Foto: REUTERS/Eddie Keogh)

Jika Harry Kane bermain bagus, kerja Mauricio Pochettino akan lebih mudah. Hal itu setidaknya terbukti sampai musim ini. Dari 23 laga Premier League berjalan, gelontoran gol Kane untuk Tottenham Hotspur sudah mencapai angka 20.

Gelontoran gol-gol itu acap kali membawa pasukan "Bunga Lili Putih" meraih tiga angka. Ternyar pada laga kontra Everton yang berlangsung Minggu (14/1) dini hari WIB tadi, Kane berhasil mencetak dua gol dalam kemenangan 4-0 milik Spurs.

Wajar saja bila kemudian Pochettino selaku manajer mengungkapkan rasa gembiranya dan memuji striker andalannya itu. Apalagi seusai laga dengan torehan gol itu, Kane berstatus sebagai pencetak gol terbanyak Spurs di ajang Premier League dengan total 98 gol.

Tak hanya itu, dengan musim yang masih cukup panjang, Pochettino juga percaya Kane bisa memecahkan rekor lain. Rekor gol terbanyak dalam satu musim penuh Premier League (38 laga) yang dipegang Alan Shearer, Cristiano Ronaldo, dan Luis Suarez dengan gelontoran 31 gol.

Kendati bergelimang rekor pribadi, eks-pelatih Espanyol itu menekankan pujian juga diberikan kepada Kane karena sikapnya di lapangan yang tidak egois. Pemain berusia 24 tahun itu dinilai tak hanya peduli dalam urusan individu, tapi juga kolektivitas.

"Dia bisa melakukan segalanya karena mentalitasnya dan bagaimana dia sebagai seorang pemain profesional. Dia bisa mewujudkan apa yang dia inginkan dan dia mau. Sungguh luar biasa melihat bagaimana dia bekerja dengan tulus," ujar Pochettino dilansir Sky Sports.

"Dia selalu berpikir untuk mencoba berkembang, berkembang, berkembang, mencetak gol, dan berkembang untuk tim. Mentalitasnya selalu kolektif dan itu penting untuk dijelaskan. Dia telah mencetak banyak gol, namun mentalitasnya adalah membantu tim, bekerja untuk tim, dan itulah yang membuatnya jadi pemain spesial," tambah manajer asal Argentina itu.

Kegemilangan Kane itu pun diharapkan Pochettino bisa berlanjut hingga akhir musim karena saat ini Spurs membutuhkan konsistensi agar bisa finis di empat besar pada akhir musim. Kini, mereka masih bertengger di posisi kelima klasemen dengan raihan 44 poin dan kalah selisih gol dari Liverpool yang menghuni posisi empat.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *