Pilih Menu Sarapan Saham Hari Ini: INKP, BBTN, BBRI, AKRA, DOID

Posted on

Ilustrasi pergerakan saham.

Ilustrasi pergerakan saham. (Foto: Muhammad Faisal Nu'man/kumparan)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif mengawali perdagangan hari ini. Pada perdagangan preopening, IHSG bergerak turun 1,07 poin (0,02%) ke 6.577,11.

Mengawali perdagangan Rabu (14/2), IHSG dibuka menguat ke posisi 6.592,171. Sembilan dari 10 indeks sektoral menguat dipimpin sektor tambang yang naik 0,90%.

Sementara di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah. Mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS dibuka di Rp 13.655. Dolar AS terus naik dan menyentuh posisi tertingginya pagi ini di Rp 13.660.

Berikut kondisi bursa saham Asia pagi ini:

– Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 69,56 poin (0,33%) ke 21.175,12

– Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 238,71 poin (0,80%) ke 30.078,24

– Indeks SSE Composite di China turun 5,68 poin (0,17%) ke 3.179,27

– Indeks Straits Times di Singapura naik 1,65 poin (0,05%) ke 3.416,72

IHSG ditutup melemah

IHSG ditutup melemah (Foto: Antara/Aprillio Akbar)

Ekuator Swarna Sekuritas dalam risetnya menyebutkan, kemarin IHSG kembali ditutup menguat pada perdagangan kemarin seiring dengan bursa dunia.

IHSG menguat 54,724 poin (0,84%) ke 6.578,178. Posisi tertinggi IHSG kemarin berada di 6.595,896 dan terendah di 6.544,672. IHSG sudah diperdagangkan sebanyak 441.669 kali transaksi sebanyak 13,5 miliar lembar saham senilai Rp 13,5 triliun. Saham-seham sektor pertambangan memimpin penguatan sebesar 1,71% diikuti hijaunya seluruh saham sektoral. Sebanyak 218 saham menguat, 145 saham melemah dan 112 saham stagnan.

Wall Street masih menguat. Indeks saham Amerika Serikat (AS) mencatat kenaikan dalam tiga hari perdagangan berturut-turut. Dow Jones Industrial Average akhirnya menguat 39 poin atau 0,16% ke 24.640,45 setelah sempat turun hingga 180 poin. Indeks S&P 500 menguat 0,26% ke 2.662,94. Sedangkan Nasdaq Composite kembali ke atas level 7.000 dengan kenaikan 0,45% ke 7.013,51.

Hari ini, AS akan merilis angka inflasi. Angka inflasi ini penting untuk menimbang kenaikan suku bunga acuan yang diramal terjadi bulan depan. Jika inflasi berjalan sesuai rencana maka kemungkinan besar tingkat suku bunga akan dinaikkan. Inflasi Januari 2018 di AS diperkirakan 0,3% (mom) naik dari Desember 2017 0,1%.

IHSG diperkirakan bergerak melanjutkan penguatannya. Namun adanya pelemahan rupiah berpotensi membatasi penguatan IHSG. Sektor tambang dan perbankan dapat menjadi piliha untuk hari ini ditengah kenaikan harga komoditas dan rilis laporan keuangan yang baik. IHSG akan bergerak pada rentang 6.540 hingga 6.640.

Ilustrasi IHSG

Ilustrasi IHSG (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

IHSG Hari Ini

BInaartha Sekuritas dalam risetnya menyebutkan,diperkirakan IHSG akan berada di kisaran support 6.503-6.514 dan resisten 6.536-6.548. Mulai adanya aksi beli membuat IHSG mampu berbalik naik.

Akan tetapi, kenaikan ini kembali harus diuji ketahanannya untuk membuat kenaikan lanjutan. Diharapkan, aksi beli ini masih dapat berlanjut sehingga kenaikan ini dapat bertahan. Meski demikian, tetap waspadai masih adanya aksi-aksi profit taking yang dapat membuat IHSG tertahan kenaikannya.

IHSG Cetak rekor, BEI, Jakarta Selatan

IHSG Cetak rekor, BEI, Jakarta Selatan (Foto: Ela Nurlaela/kumparan)

Menu Saham Pilihan:

INKP Trading buy selama dapat bertahan di atas 8.075. Support 8.050-8.075 Resisten 8.275-8.375

BBTN Maintain buy selama dapat bertahan di atas 3.720. Support 3.690-3.700 Resisten 3.780-3.830

BBRI Maintain buy selama dapat bertahan di atas 3.840. Support 3.820-3.840 Resisten 3.920-3.960

AKRA Trading buy selama dapat bertahan di atas 5.875. Support 5.875-5.900 Resisten 6.075-6.125

DOID Trading buy selama dapat bertahan di atas 1.110. Support 1.100-1.110 Resisten 1.150-1.190

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *