Malaysia Akan Tegakkan Keadilan untuk Adelina

Posted on

Datuk Seri Zahrain Mohamed Hashim

Datuk Seri Zahrain Mohamed Hashim (Foto: Andreas Gerry/kumparan)

Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato' Seri Zahrain Mohamed Hashim mengaku geram atas kematian TKW asal NTT Adelina Lisao. Dia menekankan, pemerintahnya akan mengambil langkah tegas terhadap pelaku pembunuhan.

"Pemerintah Malaysia tidak akan berkompromi dalam isu seperti ini dan akan mengambil tindakan tegas demi keadilan untuk korban (Adelina)," ucap Zahrain kepada kumparan (kumparan.com), Rabu (14/2).

Zahrain mengatakan, saat ini kepolisian setempat sedang melancarkan investigasi atas kematian Adelina. Jika memang benar Adelina meninggal karena pembunuhan berencana maka pelaku dapat dijatuhi hukuman maksimal.

"Sekiranya terbukti bersalah pelaku yang menyebabkan kematian ini bakal menghadapi hukuman yang amat berat yaitu hukuman mati oleh kerana kasus ini diklasifikasikan sebagai kasus pembunuhan," jelas dia.

Adelina Lisao atau Adelina Sau adalah perempuan asal Kupang Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia berusia 21 tahun dan hanya tamatan sekolah dasar (SD). Adelina merupakan anak kedua dari empat bersaudara.

Ia telah bekerja sebagai TKI ilegal di Malaysia sejak 2014. Namun menurut keterangan ibu kandungnya, Yohana Banunaek, Adelina yang baru berusia 17 tahun diculik orang tak dikenal pada Agustus 2015 untuk dipekerjakan di Malaysia.

Adelina tidur di teras bersama anjing

Adelina tidur di teras bersama anjing (Foto: Dok. Istimewa)

Ketika bekerja di rumah majikannya di kawasan Bukit Mertajam, Adelina mengalami serangkaian penyiksaan dan kekerasan dari majikannya. Ia sering dimarahi hingga larut malam, disiksa selama lebih dari sebulan, tidak diberi gizi yang cukup, serta dipaksa tidur meringkuk di tikar bambu.

Hingga pada Sabtu (10/2), seorang jurnalis melaporkan kondisi Adelina kepada anggota dewan Bukit Mertajam, Steven Sim Chee Keong. Salah satu asisten Steven Sim, Por Cheng Han, melihat Adelina terduduk lemas dengan tubuh penuh luka.

Adelina tampak sangat lemas, bahkan untuk berbicara sekalipun. Sehari setelah dirawat di rumah sakit Penang, Adelina mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu (11/2) tanpa memberikan kesaksian atas kekejian yang menimpanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *