Kompilasi 10 Buku yang Dibaca Pelajar di Berbagai Negara (Part 1)

Posted on
Beda negara, beda pula bacaan wajibnya.

To Kill A Mockingbird menjadi salah satu bacaan yang dianjurkan bagi sebagian besar pelajar di US. Novel klasik ini mengkombinasikan isu-isu seperti rasialisme dan ketidakadilan dalam bentuk cerita dari sudut pandang anak berusia 9 tahun sehingga menjadi bacaan yang tidak hanya informatif dan edukatif, tapi juga menarik. Jika di US ada To Kill A Mockingbird, maka buku apa saja yang juga menjadi bahan bacaan yang dianjurkan untuk pelajar di berbagai belahan dunia lain? Mari simak deretan 10 buku yang dibaca oleh pelajar di berbagai negara berikut ini.

1. Australia – Tomorrow, When the War Began by John Marsden

Buku ini menceritakan tentang seorang gadis remaja dan temannya yang baru kembali dari kegiatan perkemahan. Sepulangnya dari kegiatan berkemah, mereka menemukan bahwa Australia tengah diserang oleh pasukan militer asing yang tak dikenal. Alasan kenapa buku ini banyak dibaca, karena buku ini berbicara mengenai ketakutan akan invasi dan semangat juang untuk menghadapinya serta mampu menggambarkan secara indah mengenai betapa luas dan melimpahnya bahaya alam di tanah Australia.


2. Canada – The Wars by Timothy Findley

Buku ini menceritakan tentang Robert Ross, seorang pemuda Kanada berusia 19 tahun yang mendaftarkan diri untuk ikut Perang Dunia I. Pasca kematian sang kakak tercinta, ia mengikutsertakan dirinya dalam perang dalam usaha untuk melepaskan diri dari kesedihan dan norma sosial Victoria yang sangat menindas. Novel ini merupakan novel asal Kanada yang sangat iconic dan sangat jujur dalam menggambarkan peperangan dan kesedihan, serta kecemasan dan kengerian Perang Dunia I bagi orang Kanada.


3. Rusia – War and Peace by Leo Tolstoy

Novel ini mencatat sejarah invasi Prancis ke Rusia dan menggambarkan dampak era Napoleon pada masyarakat Tsar melalui kisah lima keluarga Aristokrat Rusia. Kenapa buku ini menjadi penting untuk dibaca karena secara keseluruhan berbicara tentang setiap aspek dalam hidup kita, seperti bagaimana menjadi seseorang yang berguna dalam masyarakat, menjadi pemaaf dan bagaimana menunjukkan sikap hormat.

4. Cina – Analects by Confucious

Analects adalah buku kumpulan dari ajaran filsuf kuno, Confusius yang diyakini telah ditulis sekitar tahun 475 SM dan 221 SM. Alasan buku ini banyak dibaca karena para guru ingin para siswanya mempelajari moral yang baik dari ajaran Confusius seperti menunjukkan rasa hormat kepada orang tua, belajar dari orang lain tidak peduli apa status mereka dan menggunakan pemikiran yang kritis. Sampai saat ini, buku Analects tetap menjadi tonggak budaya Tionghoa.

5. Albania – Chronicle in Stone by Ismail Kadare

Bertutur melalui sudut pandang seorang anak kecil, buku ini bercerita menunjukan betapa perebutan kekuasaan selama perang dunia ke II dapat menghancurkan Kota Albania. Buku ini menjadi buku yang banyak dibaca karena dapat membantu pembaca memahami apa arti perang dunia II bagi orang-orang yang hidup pada jaman tersebut. Disamping itu sang penulis, Kadare, diakui menjadi salah satu penulis Albania yang paling kritis dan beberapa kali dinominasikan untuk memperoleh hadiah nobel dalam Sastra.

Link untuk melihat rekomendasi buku part 2.

Source: https://ideas.ted.com/required-reading-the-books-that-students-read-in-28-countries-around-the-world/


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *