Kalah 2-3 dari Zulte-Waregem, Lazio Tetap Lolos sebagai Juara Grup

Posted on

Lazio

Meski kalah, Lazio tetap melaju ke babak 32 besar. (Foto: REUTERS/Francois Lenoir)

Meski takluk 2-3 dari Zulte-Waregem pada partai pamungkas Grup K babak penyisihan Liga Europa, Jumat (8/12/2017) dini hari WIB, Lazio tetap melaju ke babak 32 besar. Tiga gol tuan rumah dicetak oleh Nill de Pauw, Michael Heylen, dan Aaron Leya Iseka. Sementara Lazio hanya mampu membalas lewat sepasang gol dari Felipe Caicedo dan Lucas Leiva.

Meski kalah, Lazio masih menjadi juara grup dengan mengemas 13 poin, sedangkan Zulte-Waregem finis di posisi ketiga dengan koleksi tujuh angka.

Dalam lawatannya kali ini, Simone Inzaghi tak membawa para pemain andalannya. Nama-nama macam Ciro Immobile, Luis Alberto, Marco Parolo, Sergej Milinkovic-Savic, dan Stefan De Vrij tak ada dalam daftar pemain.

Terhitung hanya Bastos dan Jordan Lukaku yang merupakan pemain yang terhitung intens tampil, sisanya dihuni oleh para pemai pelapis. Di lini depan Felipe Caicedo berduet bersama Simone Palombi. Sementara gelandang tengah diisi Alessandro Murgia dan Dusan Basta sebagai wing-back kanan.

Hal yang wajar, sebab Lazio tak perlu mendulang angka tambahan karena sudah dipastikan lolos ke babak 32 besar sebagai juara grup. Pun demikian dengan Zulte-Waregem yang harapannya telah pupus untuk melaju ke babak selanjutnya karena terpaut lima angka dengan Nice yang berada di posisi kedua.

Tapi setidaknya laga kali ini bisa dijadikan pemicu anak asuh Francky Dury itu untuk memperbaiki catatan buruk yang mereka telan sejak bulan lalu. Dari enam laga terakhir yang dilakoni Zulte-Waregem di semua ajang, semuanya berujung dengan kekalahan. Imbasnya, kini mereka terseok ke peringkat 12 Liga Belgia.

Dury kembali mengandalkan Iseka sebagai juru gedor dalam skema dasar 3-4-1-2 yang dicanangkannya. Pemain berusia 20 tahun itu merupakan penyumbang gol terbanyak Zulte-Waregem di ajang liga dengan torehan lima gol.

Mantan pelatih Tim Nasional Belgia U-21 juga menurunkan Sandy Walsh, pemain keturunan Indonesia, di sektor wing-back kanan. Sementara Onur Kaya diplot sebagai distributor bola dari lini tengah.

Secara mengejutkan tuan rumah berhasil unggul cepat di menit keenam. Melaui sundulan kepalanya, De Pauw berhasil menjebol gawang Ivan Vargic yang menjadi palang pintu terakhir Lazio.

Perombakan pemain yang dilakukan Inzaghi tersebut cukup berdampak pada permainan Lazio. Biancoceleste kesulitan dalam membongkar pertahanan Zulte-Waregem. Buktinya mereka hanya mampu menyarangkan satu shoot on target melalui Alessio Miceli.

Bandingkan dengan Zulte-Waregem yang sukses mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran melalui aksi Kaya dan Welsh. Di babak kedua, tuan rumah melakukan dua pergantian sekaligus dengan memasukkan Julien de Sart dan Brian Hamalainen.

Khusus Hamalainen, agresivitasnya di sisi sayap kiri patut diwaspadai oleh Lazio karena sudah mengemas empat gol di semua ajang, termasuk satu golnya ke gawang Nice.

Demi menambah daya gedor sekaligus menyeimbangkan lini tengahh timnya, Inzagi kemudian memasukkan Felipe Anderson dan Lucas Leiva di menit 55. Tapi Lazio justru kembali kebobolan lima menit berselang. Melalui umpan Hamalainen, Heylen berhasil melepaskan tendangan kaki kanan yang tak mampu dihalau oleh Vargic.

Sadar timnya ketinggalan dua gol, Inzaghi berusaha memperbaiki keroposnya lini pertahanan timnya, menukar Luiz Felipe dengan Wallace. Siasat adik dari Filippo Inzaghi itu akhirnya mujarab di menit 67. Leiva sukses mengakomodir Caicedo untuk memperkecil ketertinggalan Lazio.

Leiva benar-benar menjadi pahlawan Lazio di laga tersebut. Jika pada gol sebelumnya mantan pemain Liverpool itu mengukir assist, kini dirinya berhasil mencatatkan namanya di papan skor melalui tendangan bebas pada menit 76.

Akan tetapi euforia Lazio tak bertahan lama. Tujuh menit berselang, Zulte-Waregem kembali mencetak gol lewat tendangan kaki kiri Iseka. Gol tersebut sekaligus menutup kemenangan klub berjuluk Essevee itu dengan skor 3-2.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *