Fasilitas “Serba Wah” Stadion GBK Bikin Harga Tiket Naik

Posted on

Gelora Bung Karno, Senayan

Gelora Bung Karno, Senayan (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Setelah beberapa lama, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) bisa menggelar pertandingan sepak bola lagi. Akhir pekan ini, Minggu (14/1/2018), SUGBK akan menggelar laga Tim Nasional Indonesia vs Tim Nasional Indonesia.

Ini adalah pertama kalinya SUGBK digunakan kembali —dan ini adalah pertama kalinya mereka menggelar laga sepak bola lagi. Pertandingan itu sendiri menjadi yang pertama setelah stadion yang berdiri sejak 1962 itu direnovasi hampir setahun lamanya.

Setelah direnovasi dalam rangka menyambut Asian Games 2018, SUGBK pun memiliki wajah yang lebih rupawan. Single seat berwarna merah dan putih, lampu LED stadion terbaik dunia, hingga rumput dan drainase standar FIFA, menjadi sekian keunggulan stadion kebanggaan Indonesia itu.

Tak ayal, laga antara Timnas Indonesia melawan Islandia pun mematok harga yang cukup mahal. Sebagai gambaran, tiket kategori 3 Tribune Atas, sekaligus yang termurah, dihargai Rp 100 ribu. Sementara itu, tiket VVIP —yang termahal— bisa didapat dengan merogoh kocek cukup dalam, yakni Rp 1,5 juta.

Menanggapi banyaknya protes dari para suporter skuat Merah-Putih, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Ratu Tisha Destria, menjelaskan alasan di balik harga tiket yang naik cukup signifikan dari sebelum SUGBK direnovasi.

"Ini fasilitas tidak biasa, spesial dengan seluruh fungsi yang ada dan kualitas stadion standar internasional. Tentu seluruh komitmen pemeliharaan dan pembiayaan menjadi faktor utama kenapa harga tiket tidak bisa Rp 50 ribu," ucap Ratu Tisha dalam konferensi pers yang digelar di Ruang Pers SUGBK, Jumat (12/1/2018).

"Ini lima hingga 10 kali lebih baik, ada harga yang harus kami bayar. Ini pun menjadi tanggung jawab bersama masyarakat. SUGBK paling terbaik, mari hargai ini. Maka standar kualitasnya pun tinggi," imbuhnya.

"Semakin besar event, semakin baik lawan, maka modal juga semakin besar. Ini juga ada pengaruhnya dengan harga tiket," ucap Tisha yang hadir mendampingi Deputi IV Kemenpora, Mulyana, Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha PPK GBK, Gatot Tetuko, serta Dirjen Cipta Karya KemenPU-PR, Sri Hartoyo.



Berbicara fasilitas, SUGBK sendiri dilengkapi 610 lampu LED di field of play. Lengkap dengan lampu eksterior yang mempercantik fisik stadion. Penonton pun bisa memakai fasilitas wi-fi yang tersedia di seluruh sektor.

Sementara itu, dari 60 ribu tiket yang disediakan PSSI jelang pertandingan internasional itu, sebanyak 40 persen atau sekitar 20 ribu tiket telah terjual via online.

Nantinya, pertandingan Timnas Indonesia melawan Islandia sekaligus menjadi momen peresmian SUGBK oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada pukul 18.00 WIB. Kick-off pun berlanjut satu jam setelahnya, yakni pukul 19.00 WIB.

Pada Minggu (14/1) mendatang, kompleks GBK sendiri sudah menerapkan aturan pintu masuk yang bisa dilewati. Untuk pengunjung umum alias suporter, bisa masuk lewat Pintu Utara (Gerbang Pemuda), Timur (belakang JCC), dan Tenggara (Jalan Sudirman Hotel Sultan).


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *