Duka Mendalam dari Menpora untuk Choirul Huda

Posted on

Kiper Persela, Choirul Huda

Kiper Persela, Choirul Huda (Foto: Instagram.com/perselafc)

Kiper Persela Lamongan Choirul Huda meninggal dunia saat bertanding melawan Semen Padang, Minggu (15/10) sore. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengungkapkan duka mendalam atas meninggalnya Huda.

"Innalilahi wa inna ilaihi rajiun. Semoga almarhum Choirul Huda segala amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT dan dosa dosanya diampuni oleh Allah," kata Imam kepada wartawan.

"Semoga keluarga yang ditinggal sabar, tabah ikhlas tentu masyarakat bola berduka atas beritanya meninggal Choirul Huda," imbuhnya.

Imam mengatakan, pagi tadi baru saja berkunjung ke Lamongan. Saat itu ia sempat bertemu dengan Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati.

"Baru tadi pagi saya dari Lamongan bersama Wakil Bupati meminta doa agar Persela mendapat poin terbaik. Sampai di Jakarta saya mendapatkan kabar yang membuat kita berduka cita," ungkap dia.

"Semoga sekali lagi yang terjadi ini menjadi pelajaran penting khususnya untuk para pesepak bola Tanah Air," sambung Imam.

Huda meninggal dunia karena menderita cedera di dada kiri usai berbenturan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues. Huda sempat mendapatkan pertolongan di RSUD Soegiri, namun nyawanya tak tertolong. Huda meninggal dunia di usianya yang ke-38 tahun tepat pada pukul 17.15 WIB.

Fanny Kusumawardhani

Imam Nahrawi (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)


Sumber: Kumparan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *