Ciro Immobile Belum Berhenti Hantui Juventus

Posted on

Ciro Immobile

Immobile merayakan gol bersama rekan-rekannya. (Foto: AFP/Marco Bertorello)


Juventus, untuk kedua kalinya musim ini, menelan kekalahan dari Lazio. Setelah takluk di ajang Piala Super Italia, anak-anak asuh Massimiliano Allegri ini kembali bertekuk lutut di hadapan Lazio pada laga Serie A giornata kedelapan, Sabtu (14/10/2017) malam WIB, di Allianz Stadium.

Di laga itu, Juventus kalah 1-2. Meski mampu unggul lebih dulu melalui aksi Douglas Costa (23'), Juventus kemudian harus mengakui keunggulan tim tamu yang mencetak dua gol lewat Ciro Immobile (47' & 54'). Kekalahan ini pun membuat posisi Juventus di jalur juara terancam.

Dari situ, kami telah merangkum lima hal penting yang terjadi pada pertandingan tersebut. Berikut ini daftarnya.



1) Momok Itu Bernama Ciro Immobile


Lazio

Ciro Immobile dan Simone Inzaghi. (Foto: AFP/Marco Bertotello)


Ciro Immobile memang benar-benar sulit dicari antidotnya musim ini. Dari delapan pertandingan Serie A, pemain 27 tahun itu sudah mencetak 11 gol. Sementara itu, di Liga Europa, dia sudah menyumbang dua gol meski belum pernah dimainkan secara penuh.

Apa yang kini tengah dijalani Immobile itu berawal dari ajang Piala Super Italia di mana dia menyumbang dua gol dalam kemenangan 3-2 Lazio atas Juventus. Sejak itu, pemain yang pernah berkostum Borussia Dortmund itu makin menggila saja.

Dengan catatan ini, Immobile berarti sudah empat kali membobol gawang Juventus musim ini dan ketika Immobile mencetak gol, Lazio selalu berhasil menang atas mantan klubnya tersebut. Jadi, sah rasanya jika Immobile disebut sebagai momok Juventus.


2) Ke Manakah Daniele Rugani?


Daniele Rugani

Rugani disia-siakan Allegri. (Foto: AFP/Marco Bertorello)


Dua gol Lazio pada laga ini memang lahir dari aksi brilian Immobile. Akan tetapi, buruknya koordinasi serta penurunan kualitas Giorgio Chiellini dan Andrea Barzagli pun tidak bisa dinafikan begitu saja. Dari sini muncul pertanyaan: mengapa Allegri tidak kunjung mau mempercayai Daniele Rugani?

Rugani saat ini sudah berusia 24 tahun dan sudah selayaknya mulai diberikan kepercayaan penuh. Dengan usia yang jauh lebih muda dibanding Barzagli dan Chiellini, tentunya Rugani memiliki keunggulan-keunggulan seperti kecepatan serta kekuatan. Selain itu, dari segi mental pun pemain satu ini sebenarnya sudah teruji. Jika terus begini, Allegri bakal menjadi sosok paling bertanggung jawab apabila Rugani nanti merajuk dan ingin pergi.


3) Apiknya Penampilan Luis Alberto dan Sergej Milinkovic-Savic


Sergej Milinkovic-Savic

Milinkovic-Savic repotkan Juventus. (Foto: AFP/Marco Bertorello)


Luis Alberto pernah gagal total di Liverpool. Namun, di Lazio, terutama kini ketika Felipe Anderson tidak ada, pemain asal Spanyol ini adalah pemain kreatif utama Lazio di lini depan. Dengan assist-nya pada laga ini, Luis Alberto pun kini menjadi salah satu pencatat assist terbanyak di Serie A dengan tiga assist-nya.

Sementara itu, Sergej Milinkovic-Savic memang sudah sejak musim lalu menunjukkan kualitasnya. Namun, jika musim lalu dia hanya menonjol pada duel-duel udara, musim ini dia sudah banyak berkembang, terutama dalam memberikan umpan-umpan matang. Gol kedua Immobile pun berawal dari umpan pemain asal Serbia ini.


4) Juventus Kehilangan Pembagi Bola Mumpuni


Miralem Pjanic

Gelandang andalan Juventus, Miralem Pjanic. (Foto: AFP/Marco Bertorello)


Tidak ada Claudio Marchisio dan Miralem Pjanic pada pertandingan ini. Juventus pun memainkan Rodrigo Bentancur sebagai pembagi bola dengan didampingi Sami Khedira dan Blaise Matuidi sebagai gelandang box-to-box.

Bentancur memang berbakat. Namun, perlu diingat bahwa ini adalah musim perdananya di Serie A dan menghadapi tim seperti Lazio, pemuda Uruguay ini masih kesulitan. Meski menjadi pemain Juventus yang paling sering menguasai bola, Bentancur hanya mampu mencatatkan satu umpan kunci pada pertandingan ini.


5) Kegagalan Dybala = Putusnya Rekor Kemenangan


Paulo Dybala

Dybala gagal mengeksekusi penalti. (Foto: Reuters/Stringer)


Ini adalah untuk kali kedua secara beruntun Paulo Dybala gagal mengeksekusi penalti. Sebelumnya, pada laga melawan Atalanta, dia juga sudah gagal dan Juventus pun urung menang. Pada laga melawan Lazio, kegagalan Juventus akibatnya lebih fatal lagi: Juventus kalah dan rekor tak terkalahkan di kandang dalam 57 pertandingan pun putus.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *