Buang Keunggulan Dua Gol, Juventus Diimbangi Spurs

Posted on

Juve-Spurs

Juventus diimbangi Spurs. (Foto: Reuters/Massimo Pinca)

Juventus membuan keunggulan dua gol dan mengakhiri laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Tottenham Hotspur. Pada laga yang digelar di Allianz Stadium, Turin, Rabu (14/2/2018) dini hari WIB, tersebut kedua tim bermain imbang 2-2.

Juventus unggul lebih dulu lewat Gonzalo Higuain (2' & 9'). Akan tetapi, Spurs mampu bangkit dan mencetak gol balasan lewat Harry Kane (35') dan Christian Eriksen (71'). Dengan hasil ini, Spurs pun punya keuntungan gol tandang saat melakoni laga leg kedua, 8 Maret 2018 mendatang.

***

Ketiadaan Blaise Matuidi membuat Massimiliano Allegri kembali beralih ke formasi 4-2-3-1. Federico Bernardeschi, Douglas Costa, dan Mario Mandzukic sebagai gelandang serang ditopang oleh Miralem Pjanic dan Sami Khedira sebagai poros ganda.



Dari kubu Spurs, formasi identik juga dipakai Mauricio Pochettino. Penggunaan formasi ini memang tidak mengejutkan. Namun, dimainkannya Erik Lamela, alih-alih Son Heung-min, menjadi kejutan tersendiri. Lamela bermain sebagai gelandang serang bersama Eriksen dan Dele Alli untuk menopang Kane.

Juventus hanya butuh waktu dua menit untuk mencetak gol pertama dan gol itu berasal dari tendangan bebas yang diberikan wasit Felix Byrch menyusul pelanggaran terhadap Pjanic.

Pemain asal Bosnia-Herzegovina itu mengambil sendiri tendangan bebas itu dengan memberikan umpan pendek kepada Higuain yang sukses melepaskan diri dari kawalan para pemain bertahan Spurs. Higuain kemudian menendang bola tanpa mampu dijangkau Hugo Lloris.

Tujuh menit berselang, Higuain berhasil mencetak gol kedua. Berawal dari umpan silang Alex Sandro, Bernardeschi yang berusaha menggapai bola justru diganjal oleh Ben Davies di dalam kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih, Higuain menjadi algojo, dan Lloris takluk untuk kali kedua.


Juve-Spurs

Higuain merayakan gol. (Foto: Reuters/Max Rossi)


Setelah kemasukan dua gol, Spurs baru tersengat. Mereka berusaha mengurung Juventus yang kemudian memilih untuk bertahan di kedalaman. Rapatnya pertahanan tuan rumah itu membuat serangan-serangan Spurs kerapkali kandas sebelum bola bisa masuk kotak penalti. Hasilnya, umpan-umpan lambung ke kotak penalti pun jadi andalan.

Namun, umpan lambung ini pulalah yang menghasilkan peluang emas bagi Spurs. Kane mampu menyambut umpan Eriksen dengan sebuah tandukan akurat. Namun, Gianluigi Buffon dengan sigap menghalau bola yang mengarah ke gawangnya.

Walau peluang emas itu gagal berbuah gol, Spurs tak berhenti berusaha. Upaya keras mereka itu akhirnya berbuah hasil pada menit ke-35. Lolos dari jebakan offside, Kane kemudian mampu menggiring bola melewati Buffon sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.

Setelah mencetak gol, Spurs terus mengurung pertahanan Juventus. Akan tetapi, pada menit-menit akhir babak pertama, Juventus berhasil melancarkan serangan balik via Douglas Costa. Akselerasi Costa dari sisi kiri itu dihentikan secara ilegal oleh Serge Aurier di kotak penalti dan wasit pun kembali menunjuk titik putih.


Juve-Spurs

Kane menaklukkan Buffon. (Foto: Reuters/Paul Childs)


Sayang, Higuain yang menjadi eksekutor kurang tenang dalam menunaikan tugasnya. Bola sepakannya membentur mistar dan setelah itu, Byrch meniup peluit tanda turun minum.

Pada babak kedua, permainan tak lagi dikuasai oleh salah satu pihak. Juventus yang lebih banyak tertekan pada babak pertama memulai babak ini dengan inisiatif yang baik dan hal itu membuat mereka berhasil menciptakan beberapa peluang apik, di antaranya lewat tendangan Bernardeschi dan sundulan Giorgio Chiellini.

Akan tetapi, Spurs juga tak tinggal diam. Secara penguasaan bola, mereka masih unggul atas Juventus dan tekanan-tekanan yang mereka lancarkan juga tak kalah membahayakan. Pada akhirnya, tekanan Spurs ini berbuah hasil lewat gol penyama kedudukan Eriksen yang dilesakkan lewat tendangan bebas di dekat kotak penalti. Tendangan bebas itu diberikan setelah Chiellini melanggar Alli.

Pertandingan berjalan makin panas setelah itu. Kedua tim sama-sama mengejar gol ketiga dan melakukan jual-beli serangan. Akan tetapi, berbagai peluang yang mereka dapatkan tak ada yang berbuah gol. Laga pun berakhir imbang 2-2 dengan kerugian besar ada di pihak Juventus.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *