10 Pemain Leicester Tahan Imbang Chelsea di Stamford Bridge

Posted on

Kasper Schmeichel menjadi penyelamat Leicester

Kasper Schmeichel menjadi penyelamat Leicester. (Foto: Peter Cziborra/Reuters)

Chelsea kembali gagal meraup poin penuh di kandang sendiri usai ditahan imbang tanpa gol oleh Leicester City, Sabtu (13/1/2018) pukul 22.00 WIB di Stamford Bridge.

Meski unggul jumlah pemain pada babak kedua, Chelsea tak mampu sekalipun membobol gawang Leciester yang dijaga oleh Kesper Schmeichel. Dengan hasil ini, Chelsea gagal menyalip Manchester United di posisi kedua dan hanya menempati urutan ketiga dengan mengoleksi 47 poin. Sementara, Leicester juga masih tertahan di urutan kedelapan.

Di laga kandang kali ini, Antonio Conte kembali memasang pola menyerang 3-5-2. Eden Hazard dan Alvaro Morata masih dipercaya turun sebagai ujung tombak. Sedangkan Claude Puel di kubu tamu menurunkan formasi 4-4-1-1 dengan Jamie Vardy seorang diri di depan, kemudian Shinji Okazaki menopang sebagai second striker.

Permainan terbuka ditunjukkan kedua tim sejak awal laga, baik Chelsea maupun Leicester sama-sama bertarung sengit di lini tengah. Namun, lemahnya sisi kiri The Blues mampu dimanfaatkan Leicester menjadi peluang membobol gawang. Dua kali percobaan beruntun dari Okazaki dan Vardy hampir saja membobol jala Thibaut Courtois.

Tak berhenti sampai disitu, Leicester kembali mendapat peluang emas lewat sundulan Onyinye Ndidi setelah meneruskan sepak pojok Ryad Mahrez. Sementara, Chlesea yang terus ditekan pada 15 menit awal akhirnya mencatatkan percobaan mengarah gawang pertama mereka lewat Cesc Fabregas dan Hazard yang masih mentah oleh kiper.

Jalannya pertandingan kian menyulitkan Chelsea lantaran kapten mereka, Gary Cahill terpaksa ditarik keluar dan digantikan oleh Andreas Christensen di menit 33 karena cedera. Akan tetapi, lewat sepakan Fabregas dan Morata, Chelsea masih bisa mengancam gawang Leicester meski mampu dimentahkan oleh Kasper Schmeichel.

Ketatnya jalan pertandingan memang membuat kedua tim kesulitan. Tercatat Chelsea melakukan 8 tekel dan Leicester 7 tekel yang membuat serangan keduanya sering terputus. Hingga babak pertama selesai, kedudukan imbang 0-0 pun menghiasi papan skor.

Kartu merah Ben Chilwell

Kartu merah Ben Chilwell. (Foto: Peter Nicholls/Reuters)

Di awal babak kedua, Leicester mengambil inisiatif melakukan pressing ketat hingga pertahanan Chelsea. Namun, lini belakang The Blues masih sigap meredam agresivitas Mahrez, Vardy, dan Okazaki. Di sisi lain, Conte akhirnya mengganti Hazard dan Fabregas dengan Pedro Rodriguez dan Willian untuk mendapat tenaga segar.

Ketika asik menguasai pertandingan, Leicester justru harus bermain dengan 10 pemain usai ben Chilwelll diganjar kartu kuning kedua setelah melakukan tekel keras kepada Victor Moses.

Unggul jumlah pemain, Chelsea otomatis langsung mengambil alih jalannya permainan. Namun, tidak mampunya mereka menembus kotak penalti Leicester membuat para pemain Chelsea hanya bisa melepaskan sepakan jarak jauh. Berkali-kali percobaan dari N'Golo Kante, Willian, Tiemoue Bakayoko, hingga Pedro mentah di tangan kiper atau melenceng jauh dari sasaran.

Jelang laga rampung, Chelsea kembali mendapat peluang emas lewat tendangan bebas Marcos Alonso. Namun, Schmeichel kembali menjadi momok besar yang bisa menyelamatkan gawang Leicester dari kebobolan. Alhasil, hingga wasit meniup peluit panjang, kedudukan imbang 0-0 tak berubah di papan skor.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *